Pilkades di Desa Sumingkir Tuai Protes, Puluhan Warga Geruduk Balai Desa

- 14 September 2023, 19:12 WIB
Puluhan warga menggeruduk Balai Desa Sumingkir, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal untuk melakukan protes terhadap keputusan panitia Pilkades yang menolak berkas pendaftaran salah satu balon kades, Sirojudin.
Puluhan warga menggeruduk Balai Desa Sumingkir, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal untuk melakukan protes terhadap keputusan panitia Pilkades yang menolak berkas pendaftaran salah satu balon kades, Sirojudin. /Kabar Tegal/Dwi Prasetyo Asriyanto

KABAR TEGAL - Puluhan warga Desa Sumingkir, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal menggeruduk Balai Desa setempat untuk melakukan aksi protes kepada panitia Pilkades. Mereka melakukan protes terhadap keputusan panitia yang telah menolak berkas pendaftaran salah satu bakal calon kepala desa (Kades), Sirajudin.

Hal tersebut diungkap Moh Tubagus Arif, kuasa hukum Sirojudin, kepada wartawan di depan Balai Desa Sumingkir, Kamis, 14 September 2023. Ia mengatakan, pihaknya keberatan atas keputusan panitia Pilkades atas kliennya.

''Klien kami mempunyai bukti otentik tentang lembaga pendidikan atau sekolah yang mengeluarkan ijazah, ini sudah klarifikasikan ke panitia Pilkades Sumingkir,'' kata Tubagus.

Baca Juga: Apel Sinergitas, Ratusan Personel Gabungan Siap Amankan Pilkades Serentak di Kabupaten Tegal

Menurutnya, sekolah tempat menempuh pendidikan kliennya terdaftar pada 18 Agustus 1974 yang menerangkan bahwa Madrasah Aliyah Islamiyah (M.A.I) Induk No.259 merupakan madrasah yang tercatat di bawah naungan Inspeksi Pendidikan Agama Kendal (Sub departemen Kemenag atau dulunya Departemen Agama Kabupaten Kendal).

''Klien kami juga mengikuti ujian akhir sekolah pada bulan Desember 1996/1997 (terlampir) hal tersebut berdasar pada hasil telusur klien kami yang telah menemukan Arsip sekolah tersebut,'' tegasnya.

Untuk itu, pihaknya memilih untuk menempuh jalur hukum lantaran panitia Pilkades Sumingkir tetap menolak dan mengembalikan berkas pendaftaran kliennya.

"Saya, selaku kuasa hukum dari pak Sirojudin, menyatakan keberatan dengan putusan panitia. Saya tegaskan, untuk panitia Pilkades Sumingkir dan tergugat, siap-siap, karena kami secepatnya akan mengajukan gugatan ke pengadilan," tandasnya.

Baca Juga: Patut Dicontoh! Desa Sumingkir Pertahankan Daerahnya Tetap Masuk Zona Hijau

Ketua panitia Pilkades Sumingkir, Ahmad Taufik.
Ketua panitia Pilkades Sumingkir, Ahmad Taufik.

Sementara itu, Ketua panitia Pilkades Sumingkir, Ahmad Taufik menjelaskan, pihaknya sudah melakukan verifikasi bakal calon kades atas nama Sirajudin.

Ia menerangkan bahwa sesuai SK Bupati pada tanggal 14 September 2023 masuk tahap pengembalian berkas bakal calon kepala desa.

Sehingga sesuai tahapan tersebut, pihak panitia mengembalikan berkas dari salah satu bakal calon kepala desa yakni Sirojudin, karena keterangan ijazah yang diajukan berada di Kemenag Kendal.

Setelah diklarifikasi ke Kemenag Kendal diketahui bahwa lembaga (sekolah) tempat Sirojudin mendapat ijazah tidak terdaftar. Karena itu, pihaknya meminta kejelasan lagi ke Dispermasdes Kabupaten Tegal.

Baca Juga: 709 KPM Desa Tonggara dan Sumingkir Terima BLT Minyak Goreng, Warga: 'Terima Kasih Pak Jokowi'

Pada tanggal 11 Agustus 2023 mendapat jawaban bahwa ijazah yang diajukan pelamar dalam mendaftarkan diri Pilkades Sumingkir tidak dapat digunakan sebagai persyaratan untuk mendaftar.

''Alasannya karena memang tidak terdaftar di Kemenag Kendal, sehingga tidak bisa dianggap sederajat dengan ijazah resmi lainnya,'' kata Taufik.

Dengan dua surat keputusan dari Kemenag Kendal dan penegasan Dispermasdes Kabupaten Tegal, pihaknya tegas menyatakan bahwa Sirojudin tidak memenuhi persyaratan. Lembaga yang tidak terdaftar, maka tidak dapat digunakan sebagai persyaratan untuk mendaftar sebagai bakal calon kepala desa.

Baca Juga: Pemuda Desa Sumingkir Mendirikan Taman Bacaan

"Kami juga sampai cek ke lokasi di Kendal, dan sekolah atau lembaga tersebut menurut informasi sudah bubar sejak tahun 2002 lalu. Selama ini kami netral, tidak condong mendukung calaon mana pun. Sementara itu, benar memang dua calon lainnya adalah suami isteri dan keduanya syarat terpenuhi," jelasnya. 

Dikatakan Taufik, bakal calon kepala Desa Sumingkir yang mendaftar ada tiga orang yaitu Hasan Ali, Sirojudin dan Endang Sri.***

Editor: Dwi Prasetyo Asriyanto


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah