Anak Laki-Laki dengan Gangguan Mental Tewas Tenggelam di Tanggungharjo Grobogan

26 Januari 2021, 09:14 WIB
Anggota Reskrim Polsek Tanggungharjo saat berada di lokasi kejadian, Senin, 25 Januari 2021. /Dok.Humas Polres Grobogan/

KABAR TEGAL - Seorang pria dengan gangguan mental ditemukan tewas di kolam penampungan air. Peristiwa ini terjadi di Dusun Sendang Mudal, Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Senin, 25 Januari 2021.

Dari informasi yang diperoleh, kali pertama, laki-laki bernama ADS (12) ini ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh Slamet Riyadi (32), warga setempat. Saat itu, Slamet tengah melintas di dekat sendang tersebut dan melihat adanya manusia yang mengapung di kolam tersebut.

Melihat hal itu, ia langsung melaporkannya kepada perangkat desa setempat. Laporan ini diteruskan ke Polsek Tanggungharjo.

Baca Juga: Tahun 2021, Target Bantuan Subsidi Perumahan Sebanyak 222.876 Unit

Mendapatkan informasi dari masyarakat, petugas unit Reskrim Polsek Tanggungharjo langsung bergegas ke lokasi kejadian. Korban langsung dievakuasi dan diperiksa oleh bidan setempat.

Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Kapolsek Tanggungharjo, AKP Bambang Tri Atmojo menjelaskan, korban tewas murni tenggelam.

Sementara itu, polisi juga memeriksa pihak keluarga. Yakni ibunda ADS, yang terakhir bertemu almarhum korban pada Minggu, 24 Januari 2021, pukul 13.00 WIB.

Baca Juga: Divaksin Covid-19, Bupati Brebes: Vaksinasi Adalah Ikhtiar untuk Perangi Pandemi Covid-19

Saat itu, almarhum meminta uang kepada SZ (43), ibunya, untuk membeli sosis. Usai diberi uang, korban langsung menuju ke warung yang berada di sekitar sendang tersebut.

Heran anaknya tidak kunjung pulang, SZ langsung mencarinya. Pencarian dihentikan sementara lantaran sudah malam. Mereka berencana mencari lagi pada keesokan harinya.

“Pada pukul 08.15 WIB tadi, seorang warga melihat adanya orang yang mengapung di kolam penampungan air. Mendapat informasi tersebut, anggota kami langsung datang ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan terhadap jasad korban. Dari keterangan keluarga, korban memang mengalami keterbelakangan mental,” jelas AKP Bambang.

Baca Juga: Dedy Yon Batal Terima Vaksin Karena Gula Darah Naik, Jumadi Rasakan Pegal Setelah Disuntik

Pihak keluarga mengikhlaskan kematian korban dan menolak dilakukan visum. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.***

Editor: Lazarus Sandya Wella

Tags

Terkini

Terpopuler