Luapan Sungai Serayu Banyumas, Anggota TNI Bantu Warga Selamatkan Barang Berharga

- 3 Desember 2020, 18:31 WIB
Babinsa Desa Banjarparakan Koramil-26/Rawalo Kodim Banyumas, Sertu Suherlan mengatakan saat ini air berangsur-angsur naik kepemukiman penduduk di Desa wilayah binaannya yakni Desa Banjarparakan, Kec. Rawalo Kab. Banyumas.
Babinsa Desa Banjarparakan Koramil-26/Rawalo Kodim Banyumas, Sertu Suherlan mengatakan saat ini air berangsur-angsur naik kepemukiman penduduk di Desa wilayah binaannya yakni Desa Banjarparakan, Kec. Rawalo Kab. Banyumas. /

KABAR TEGAL -  Air bah/banjir kembali melanda di sejumlah kawasan di wilayah Banyumas, akibat intensitas hujan yang tinggi semalaman yang mengakibatkan Sungai Serayu meluap.

Dilaporkan saat ini, Kamis 3 Desember 2020 pagi oleh Babinsa Desa Banjarparakan Koramil-26/Rawalo Kodim Banyumas, Sertu Suherlan mengatakan saat ini air berangsur-angsur naik kepemukiman penduduk di Desa wilayah binaannya yakni Desa Banjarparakan, Kec. Rawalo Kab. Banyumas.

Dikatakannya, hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dari sore hari hingga menjelang pagi tadi sehingga air Sungai Serayu meluap, hingga saat ini kondisinya air sudah hampir meremdam seluruh bangunan rumah penduduk, dengan ketinggian mencapai 2 meter.

Baca Juga: Danramil 10/Sirampog Kapten Infanteri Mukhrodi memasuki masa pensiun

"Banjir kali ini sangat memprihatinkan dibanding yang terjadi sebelumnya, saat ini kondisi luapan air Sungai Serayu khususnya rumah milik Bapak Kandar yang berada ditepian Sungai Serayu sudah hampir menutupi rumahnya sudah mencapai genteng rumah dengan ketinggian 2,5 meter, begitu juga dengan kondisi rumah warga yang lainnya", terang Babinsa.

Diterangkannya, apa yang ia lakukan tersebut, untuk membantu masyarakat warga binaannya yang sedang mengalami kesulitan akibat dampak banjir ini.

Baca Juga: Korban Tenggelam di Pantai Rawajarit Cilacap Ditemukan Meninggal

"Saat ini, kami bersama warga setempat dan Tagana Banyumas, sedang melakukan evakuasi untuk membantu masyarakat terdampak banjir", jelas Suherlan.

"Dengan menggunakan alat seadanya, secara manual, kami bersama-sama warga yang lain menyelamatkan apa yang dapat kami selamatkan yang ada didalam rumah Pak Kendar ini. Tadi saya masuk kedalam rumahnya, air sudah hampir menutupi tubuh saya hingga sudah hampir mencapai leher saya. Alhamdulillah datanglah bala bantuan dari Tagana dan warga yang turut membantu menyelamatkan barang-barang rumah Pak Kandar ini ketempat yang lebih aman dari banjir", ungkapnya.***

Editor: Dasuki Raswadi


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah