Babinsa Cangkring Dampingi Sosialisasi Pendataan dan Bimtek Pengisian Kuesioner Berbasis SDGs

- 12 April 2021, 19:11 WIB
Serda Arif saat melakukan pendampingan sosialisasi dan bimtek tim pokja pendataan SDM Berbasis SDGs di Desa Cangkring.
Serda Arif saat melakukan pendampingan sosialisasi dan bimtek tim pokja pendataan SDM Berbasis SDGs di Desa Cangkring. /Dok.Kodim Tegal/

KABAR TEGAL - Babinsa Peduli Wilayah Desa Cangkring Serda Arif bersama Perangkat Desa, Ketua RW, Ketua RT dan Karang Tarana Serta Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Petugas Pendataan mengikuti dan mendampingi kegiatan Sosialisasi Pendataan Sustainable Development Goals (SDGs) Desa 2021 sekaligus mengikuti Bimbingan Teknis pengisian kuesioner SDGs Desa Oleh Pendamping Desa di Balai Desa Cangkring Kecamatan Talang Kabupaten Tegal.

Kepala Desa Cangkring, Busro, menyampaikan kepada seluruh peserta yang sekaligus sebagai Petugas Pendata untuk dapat mengkuti acara ini dengan baik terutama bagaimana cara Pengisian Kuisoner SDGs, kegiatan ini harus sudah selesai hingga Akhir Mei 2021.

Untuk itu petugas relawan di lapangan dalam pelaksanaanya akan di beri waktu selama 25 Hari terhitung sejak 5 April 2021, setelahnya hasil pendataan di lapangan akan diinput secara Online, dan di pastikan selesai di Akhir Mei 2021.

Baca Juga: SIKM, Surat Sakti Agar Diizinkan Berpergian ke Luar Kota Saat Masa Larangan Mudik

Target pendataan sejumlah 5.566 Jiwa, 1.782 Kepala Keluarga serta 20 Rukun Tentangga.

Sementara itu, Pendamping Desa, Bayu Kusuma mengatakan, sosialisasi Pendataan SDGS Desa 2021 atau Pemutahiran data IDM berbasis SDGS Desa ber tujuan untuk pembangunan desa.

“Sosialisasi ini untuk meningkatkan sinergitas guna percepatan Pencapaian tujuan SDGs Desa merupakan tindak lanjut implementasi dari surat Direktur Jenderal Kementerian desa nomor 1 tanggal 1 Maret 2001 tentang pemutahiran data,” kata Bayu.

Baca Juga: Bupati Tegal Resmikan Tempat Pemancingan Ikan GP Ansor di Desa Bogares Kidul

Jadi kegiatan ini untuk mengenalkan ke tingkat Desa bagaimana tataran pelaksanaan nanti agar pada saat pendataan tidak terjadi gejolak sosial, tapi yang lebih penting yakni data yang tersaji nanti memotret kondisi real di tingkat Desa.

Halaman:

Editor: Dwi Prasetyo Asriyanto


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah