135.536 KK di Kabupaten Tegal Berstatus Keluarga Rawan Stunting, Dewi Aryani Minta Kades Proaktif

- 26 Juli 2022, 22:16 WIB
Ilustrasi Stunting pada anak
Ilustrasi Stunting pada anak /Tangkap Layar Youtube Direktorat Promkes dan PM Kemenkes RI/

KABAR TEGAL - Dr. Hj. Dewi Aryani, M.Si gelar Sosialisasi dan Komunikasi Informasi & Edukasi (KIE) Bangga Kencana bersama Mitra Kerja demi cegah stunting di Balai Desa Buniwah Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal, Selasa 26 Juli 2022.

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini bekerja sama dengan BKKBN dan Pemkab Tegal mengajak para Kepala Desa se Kecamatan Bojong agar pro aktif dalam pencegahan stunting di Kabupaten Tegal. 

Dalam kegiatan ini hadir Kepala Biro Keuangan dan Pengelolaan Barang Milik Negara BKKBN, Soetringsih, Perwakilan BKKBN Jawa Tengah, drg Widwiono serta Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, Khofifah.

Baca Juga: Odong-odong Tertabrak Kereta Api, Berikut Identitas Korban Hingga Jasa Raharja Beri Santunan Rp50 Juta

Tingginya jumlah bayi dan balita stunting di Kabupaten Tegal membuat Dewi Aryani gencar untuk menyerukan kawasan buah dan gizi desa agar kebutuhan gizi ibu hamil, bayi dan balita tercukupi. 

''Ada 10.486 balita yang stunting di Kabupaten. Sementara jumlah keluarga yang potensi stunting mencapai sebanyak 135.536 KK. Ini yang bikin miris untuk generasi mendatang kalau tidak segera ditangani,'' kata Dewi Aryani.

''Saya mengajak kepala desa membangun kawasan buah dan gizi desa. Itu salah satu upaya yang harus dan wajib dilakukan dibangun kepala desa," sambung wanita yang akrab disapa DeAr ini. 

Baca Juga: Miris! 1 dari 5 Balita di Kabupaten Tegal Menderita Stunting, Dewi Aryani: Dana Desa Bisa Digunakan

Dewi Aryani menambahkan, Kepala Desa sangat berperan penting dalam monitoring dan evaluasi serta pencegahan stunting bekerja sama dengan Dinas terkait. 

"Kades yang bisa memberikan akurasi data sampai monitoring dan evaluasi semua permasalahan di desanya, maka dinas harus transparan memberikan data bumil resti hingga balita stunting untuk ditangani bersama-sama," lanjut Dewi Aryani. 

Halaman:

Editor: Lazarus Sandya Wella


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah