Miris! 1 dari 5 Balita di Kabupaten Tegal Menderita Stunting, Dewi Aryani: Dana Desa Bisa Digunakan

- 26 Juli 2022, 21:43 WIB
Anggota DPR RI Dr Dewi Aryani mengimbau peran serta kepala desa untuk menekan angka stunting di Kabupaten Tegal
Anggota DPR RI Dr Dewi Aryani mengimbau peran serta kepala desa untuk menekan angka stunting di Kabupaten Tegal /Kabar Tegal/Sandy /

KABAR TEGAL - Berdasarkan hasil studi status gizi Indonesia tahun 2021, prevalensi balita stunting di Kabupaten Tegal mencapai 28 persen atau tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Wonosobo. Rasionya, satu dari lima balita di Kabupaten Tegal mengalami stunting.

Untuk itu, berbagai pihak terus bersinergi untuk bersama-sama menekan angka stunting di Kabupaten Tegal. Salah satunya melalui Sosialisasi dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Program Bangga Kencana.

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Buniwah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal pada Selasa 26 Juli 2022 ini, merupakan sinergi antara anggota DPR RI Dewi Aryani bersama BKKBN dan Pemkab Tegal.

Baca Juga: Blusukan di Kecamatan Jatinegara, Dewi Aryani Serahkan Bantuan BPJAMSOSTEK Hingga KIS PBI untuk 3.669 Warga

Hadir juga dalam sosialisasi tersebut Kepala Biro Keuangan dan Pengelolaan Barang Milik Negara BKKBN, Soetringsih, Perwakilan BKKBN Jawa Tengah, drg Widwiono serta Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, Khofifah.

Dalam paparannya di depan seluruh kepala desa (kades) se-Kecamatan Bojong, Dewi Aryani meminta seluruh elemen masyarakat kompak dan berperan aktif dalam upaya penurunan kasus stunting, terutama para kepala desa (kades).

"Kades harus dilibatkan dalam semua penanganan masalah di desa, terutama soal stunting ini. Kades yang bisa memberikan akurasi data, monitoring dan evaluasi semua permasalahan di desa," tegas anggota Komisi IX DPR RI ini. 

Baca Juga: Gencar Sosialisasi BPJAMSOSTEK bagi Pekerja Informal, Dewi Aryani Gratiskan Iuran Bulanan Selama 3 Bulan

Dengan memaksimalkan peran kepala desa, dinas yang menangani permasalahan ini juga harus transparan memberikan data ibu hamil (bumil) hingga balita stunting agar data bisa akurat dan komprehensif untuk ditangani bersama-sama. 

"Saya mengajak kepala desa membangun kawasan buah dan gizi desa. Itu salah satu upaya yang harus dan wajib dilakukan dan dibangun kepala desa,'' tegas Dewi Aryani. 

Halaman:

Editor: Lazarus Sandya Wella


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah