Menko Polhukam : UU Pesantren Demi Tegaknya Islam di Indonesia

- 1 November 2020, 06:32 WIB
Tangkapan Layar YouTube Kemenko Polhukam RI, Mahfud MD
Tangkapan Layar YouTube Kemenko Polhukam RI, Mahfud MD /YouTube @Sekretariat Presiden/

KABAR TEGAL - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Moh. Mahfud MD mengatakan jika pesantren merupakan tulang punggung Islam. Dijelaskan bahwa tanpa adanya peran pesantren maka Indonesia tidak akan ada.

“Pemerintah dan kita tahu betul, tanpa peran pesantren, Indonesia ini kira-kira tidak akan ada. Tanpa peran santri, tidak akan ada Indonesia yang seperti sekarang,” ujar Menko Polhukam Mahfud MD pada acara Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW di Pesantren Cendikia Amanah, Depok, Jawa Barat, Sabtu (31 Oktober 2020).

Menko Polhukam mengatakan, ketika Indonesia berdiri dan peran santri menyatakan tidak mau di Indonesia maka tidak akan ada Indonesia yang seperti sekarang. Karena santri pada saat itu jumlahnya 80 persen.

Baca Juga: Pelecehan Nabi Muhammad, MUI Tegas Ajak Boikot Produk Perancis

“Oleh sebab itu, pemerintah menyadari pentingnya pesantren yang menebarkan Islam dengan konteks ilmu, seperti ideologi, istilahnya islam yang moderat. Itulah sebabnya, pemerintah membuat Undang-undang Pesantren untuk menegakkan Islam di Indonesia,” kata Menko Polhukam Mahfud MD.

Menurutnya, pesantren juga harus dibina dan dikembangkan. “Makanya ada Hari Santri Nasional tanggal 22 Oktober. Oleh karena itu, mari kita kembangkan ide-ide santri,” kata Menko Polhukam.***

Editor: Lazarus Sandya Wella


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x