Suntik Vaksin Covid-19 ke Jokowi, Dokter: Pertamanya Agak Gemetaran

- 13 Januari 2021, 11:17 WIB
Presiden Jokowi Divaksin. /Dok.Setkab/

KABAR TEGAL - Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Abdul Muthalib mengakui dirinya sempat gemetaran saat akan menyuntikkan vaksin Covid-19 Sinovac ke Presiden RI Joko Widodo. Guru Besar Universitas Indonesia ini mengakui, hal ini karena pertama kalinya menyuntikkan vaksin Covid-19 ke Presiden.

"Tadi pertama menunjukkan vaksin Sinovac dan setelah disuntik tidak ada merasa sakit sedikit pun Alhamdulilah berhasil menyuntik bapak Presiden tanpa rasa sakit," kata Abdul Mutalib.

Abdul Mutalib mengaku sedikit gemetar saat menyuntik Presiden Jokowi.

Baca Juga: Ingin Dapat Vaksin? Anda Harus Jawab 16 Pertanyaan Ini

"Menyuntik orang pertama di Indonesia ada rasa juga, tapi tidak ada halangan bagi saya untuk menyuntikkan, pertama saja gemetaran tidak ada masalah tidak ada pendarahan sama sekali di bekas suntikannya," ungkap Mutalib.

Sebelum vaksin disuntikkan, Presiden lebih dulu melewati sejumlah tahapan pemeriksaan apakah layak atau tidak untuk disuntik vaksin.

"Saya ukur tensinya ya Pak, kalau di atas 140 tidak boleh diberikan," kata petugas vaksinasi.

"Oh kalau tinggi tidak boleh ya," kata Presiden.

Baca Juga: Gus Yaqut: Penyediaan Vaksin Covid-19 Sebagai Wujud Rasa Cinta Pemerintah Kepada Masyarakat

Halaman:

Editor: Lazarus Sandya Wella

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X