Radio Slawi FM Gelar Hotnews Kolaborasi Dua Doktor

- 13 Oktober 2020, 13:41 WIB
Hadir dalam kesempatan itu Tri Wiharjo mederator acara sekaligus penyiar Radio Slawi FM, DR Agus Wibowo, MT Dekan UPS Tegal, DR. Saefudin, MA wakil rektor IBN Slawi dan sejumlah undangan lainnya /
 
KABAR TEGAL. Radio Slawi FM bertempat di Hall Pujasera Pas ( Pusat Jajan Serba Ada Pojok Alun Alun Slawi) Jl. Gajah Mada Slawi Barat Gedung PMI menggelar Hotnews Kolaborasi Perdana Dua Doktor Selasa 13 Oktober 2020.
 
Hadir dalam kesempatan itu Tri Wiharjo mederator acara sekaligus penyiar Radio Slawi FM, DR  Agus Wibowo, MT Dekan UPS Tegal, DR. Saefudin,  MA wakil rektor IBN Slawi dan sejumlah undangan lainnya
 
Dalam paparannya DR. Saefudin MA wakil rektor IBN Slawi mengungkapkan kearifan lokal akan lebih baik dibangunkan kembali. Sebagai kekayaan bangsa. Banyak ajaran - ajaran yang layak dan pantas dibangkitkan kembali. Karena disana banyak kesuritaudalan yang patut dipraktekan dalam keseharian.
 
Seperti tradisi puji-pujian menurut Saefudin merupakan persembahan kepada keagungan Tuhan, sekaligus doa. Tujuannya adalah agar kita selalu ingat kepada Tuhan. Orang Jawa mengatakan eling itu sadar, terjaga, waspada atas kehadiran Tuhan di sembarang tempat dan waktu, karena Tuhan tidak pernah mengantuk dan tidur, ujarnya.
 
Hal senada disampaikan DR  Agus Wibowo, MT Dekan UPS Tegal menurutnya di musollah, masjid dikampung atau desa - desa jelang waktu shalat sering kali dilantumkan syair - syair atau puji pujian. "Syair - sayir itu bisa dikolaborasikan dengan tradisi kekinian. Termasuk kajian trend yang sekarang berkembangkan" ungkap Agus.
 
Hal yang sama terjadi pada kaum pencari hakikat, sholat atau sembahyang yang terbaik adalah sholat. "Apa yang dikatakan dan dikerjakan serta diniatkan sebagai ibadah, menyembah Tuhan dalam pengawasan, penjagaan, penyelenggaraan dan pemeliharaan Allah" pungkasnya.
 
 
 

Editor: Dasuki Raswadi


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X