Harris Turino Dorong PG Pangka Beroperasi Kembali, Merajut Kedaulatan Pangan Ditengah Terpaan Gula Impor

- 14 Januari 2022, 06:00 WIB
PG Pangka yang didirikan sejak tahun 1832 sempat mengalami kejayaan di tahun 1930 an
PG Pangka yang didirikan sejak tahun 1832 sempat mengalami kejayaan di tahun 1930 an /Kabar Tegal / Ig PTPN IX/

KABAR TEGAL - Berdiri sejak tahun 1832, Pabrik Gula Pangka yang terletak di Kabupaten Tegal ini sempat mengalami masa jayanya hingga tahun 1930-an. Namun ketika krisis ekonomi melanda dunia tahun 1933 terjadi, pabrik gula ini juga terkena dampaknya.

Sempat bertahan selama kurang lebih 187 tahun, pabrik yang memperkerjakan lebih dari 200 orang ini berhenti beroperasi sejak tahun 2019 lalu. Berbagai upaya dilakukan Serikat Pekerja (SP) Perkebunan PG Pangka untuk tetap bertahan, mulai dari menghidupkan agrowisata bahkan menyewakan sebagian aset PG Pangka untuk sekedar menutupi gaji karyawan. 

Terhentinya produksi di PG Pangka disebabkan adanya perubahan manajemen holding di PTPN IX yang merupakan perusahaan plat merah tersebut. Maraknya gula impor yang harganya lebih murah dari gula lokal juga tak dapat dipungkiri menjadi alasan kuat PG Pangka terseok-seok dalam menutupi cost production.  

Baca Juga: Indahnya Berbagi, Ikatan Istri Pegawai PG Pangkah Bagikan Ratusan Takjil Gratis

Harris Turino foto bersama dengan direksi PG Pangka (13 Januari 2022) Kabar Tegal / Sandy
Harris Turino foto bersama dengan direksi PG Pangka (13 Januari 2022) Kabar Tegal / Sandy
Hal ini mengundang keprihatinan anggota DPR RI Harris Turino yang merupakan legislator dari Dapil Jateng IX. Dalam kunjungan kerjanya di Dapil Kabupaten Tegal, Harris menyempatkan diri berkunjung ke PG Pangka dan berdialog dengan jajaran direksi PG Pangka, Kamis 13 Januari 2022.

"Sudah lama saya mendengar kabar terhentinya produksi di PG Pangka. Sungguh sangat luar biasa dampaknya, tak hanya dirasakan oleh ratusan pegawai tapi juga ratusan bahkan ribuan petani tebu yang selama ini menggangtungkan hidupnya dari pabrik gula ini," ungkap Harris. 

Untuk itu, Harris yang adalah anggota Komisi VI yang salah satu mitra kerjanya adalah BUMN akan memberi perhatian khusus agar PG Pangka ini bisa beroperasi kembali. Politisi PDIP ini pun menaruh harapan adanya corporate action dari PTPN.

"Ini bukan hanya semata soal keberpihakkan kepada masyarakat di Dapil, tetapi spirit untuk mencapai kedaulatan pangan sebagaimana yang dicita-citakan oleh founding father Bung Karno," tegas Harris. 

Baca Juga: Tahun 2017 Berhenti Produksi, Kini PG Jatibarang Dijadikan Tempat Wisata

Harris pun secara gamblang bakal mendorong PG Pangka bisa beroperasi kembali di tahun mendatang. Untuk itu dirinya berencana akan membahas hal tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VI dengan PTPN.

Halaman:

Editor: Lazarus Sandya Wella


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network