Jumadi Sholat Idul Adha Bareng Keluarga di Rumah Dinas

- 20 Juli 2021, 13:55 WIB
Wakil Walikota Tegal, Muhamad Jumadi tepat Hari Raya Idul Adha 1442 H melakukan sholat Ied bersama keluarga dikediamannya Rumah Dinas.
Wakil Walikota Tegal, Muhamad Jumadi tepat Hari Raya Idul Adha 1442 H melakukan sholat Ied bersama keluarga dikediamannya Rumah Dinas. /Kabar Tegal//Dasuki

KABAR TEGAL - Himbauan pemerintah terkait pelaksanaan Sholat Idul Adha ditiadakan guna memutus mata rantai penyebaran virus covid 19 membuat masyarakat pada Selasa (20 Juli 2021) lebih banyak melakukan sholat idul adha di rumah bersama keluarga.

Sepertihalnya yang dilakukan Wakil Walikota Tegal, Muhamad Jumadi tepat Hari Raya Idul Adha 1442 H melakukan sholat Ied bersama keluarga dikediamannya Rumah Dinas Wakil Walikota Tegal jalan Kartini Kota Tegal dengan diikuti Isteri dan Anak anaknya.

Bahkan dalam pelaksanaan sholat Ied, Jumadi yang menjadi Imam dan Khotib, dalam Khutbahnya usai menjalankan sholat memberikan kutbah Idul Adha bagi keluarganya.

Baca Juga: Berlaku Tiga Hari Mulai Hari Ini, Penyembelihan Hewan Kurban di RPH Kabupaten Tegal Gratis

Idul Adha adalah Hari Raya Penyembelihan hewan qurban. Kata kurban (qurban) artinya dekat atau mendekatkan, yakni dekat dan mendekatkan diri kepada Allah dengan jalan beribadah shalat sunnah dua rakaat dan menyembelih hewan kurban sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad mengikuti jejak Nabi Ibrahim.

Allah berfirman dalam Al-Quran yang artinya: “Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelih mu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapati ku termasuk orang yang sabar.” (QS As-Shaffat: 102).

Dalam khutbahnya, Berkurban memerlukan kepasrahan jiwa yang ikhlas untuk menjalankan perintah Allah, kendati awalnya berat. Secara lahiriah setiap yang berkorban menyembelih hewan kurban dan membagikannya kepada sesama.

Baca Juga: Pemotongan Hewan Kurban di Desa Tonggara Taat Prokes, Pembagian Dilakukan Dor To Dor

Namun sejatinya yang bersangkutan berkurban kepada Allah dengan berani mengorbankan sesuatu yang dimilikinya untuk sesuatu yang lebih utama. Yakni semakin mendekatkan diri kepada Allah sekaligus berbuat kebajikan yang luhur atau ihsan kepada sesama.

Jika Ibrahim dan Ismail didukung Siti Hajar rela berkurban nyawa, meski kemudian diganti dengan hewan kurban, maka jangan merasa berat untuk berkurban hanya seekor hewan terutama bagi muslim yang berkemampuan. Dalam satu hadis Nabi bersabda yang artinya:

Halaman:

Editor: Dasuki Raswadi


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X