Iwan: Jangan Ada Kekerasan di Lingkungan Sekolah

- 16 Mei 2024, 18:38 WIB
Iwan: Jangan Ada Kekerasan di Lingkungan Sekolah Penjabat (Pj) Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar SH MHum, wanti wanti kepada seluruh pihak
Iwan: Jangan Ada Kekerasan di Lingkungan Sekolah Penjabat (Pj) Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar SH MHum, wanti wanti kepada seluruh pihak /Sri Yatni/

KABAR TEGAL - Penjabat (Pj) Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar SH MHum, wanti wanti kepada seluruh pihak untuk bersama-sama mencegah dan menangani kekerasan di satuan pendidikan. Jangan sampai ada kegaduhan yang bisa menimbulkan kekerasan di sekolah karena akan berakibat buruk bagi siswa maupun warga sekolah dan masa depan anak itu sendiri. 

Hal tersebut disampaikan Iwanuddin saat memimpin Apel Kesiagaan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) Satuan Pendidikan Tingkat Kabupaten Tahun 2024 di halaman SMA Negeri 3 Brebes, Rabu, 15 Mei 2024.

Pj Bupati juga menyebut, pencegahan dan penanganan kekerasan di Satuan Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena dia mengajak gerakan ini dibudayakan di lingkungan sekolah masing-masing.

Baca Juga: Info Cara Cek Siswa SD, SMP, SMA Penerima Bantuan PIP Kemdikbud Mei 2024 di pip.kemdikbud.go.id

“Kolaborasi semua pemangku kepentingan harus kita hadirkan di setiap Satuan Pendidikan agar kita mampu memastikan bahwa lingkungan Satuan Pendidikan merupakan tempat atau rumah yang aman (save house) bagi seluruh warga satuan pendidikan,” jelasnya.

Kehadiran Satuan Pendidikan yang aman harus diyakini akan mampu menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya minat, bakat, dan talenta peserta didik yang bermuara pada keunggulan dari masing-masing peserta didik dan Satuan Pendidikan. 

“Harus kita pahami bahwa kebutuhan rasa aman adalah kebutuhan dasar yang harus disediakan kepada seluruh warga Satuan Pendidikan,” terangnya.

Baca Juga: Ramalan Shio Kuda, Kambing dan Monyet Kamis, 16 Mei 2024: Jangan Biarkan Seseorang Memanfaatkanmu

Pj Bupati menyebut, penanganan dan pencegahan kekerasan telah dilakukan secara masif di berbagai wilayah di Indonesia. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan menginisiasi Gerakan “Ayo RUKUN”, (Aksi Gotong Royong Berantas Kekerasan dan Perundungan) yang telah di launching oleh Pj Gubernur Jawa Tengah bertepatan dengan Hari Guru. “Diharapkan nantinya gerakan Ayo RUKUN ini yang akan menjadi inspirasi dalam upaya penanganan dan pencegahan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan tidak hanya kita sambut dengan sukacita, tetapi juga dengan penuh tanggung jawab,” harapnya.

Halaman:

Editor: Dessi Purbasari


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah